Polisi Bakar Rumah dan Istri, Kapolres: Sempat Mengajukan Pinjaman, Saya Tidak Setujui

Peristiwa tragis menimpa seorang ibu Bhayangkari Polres Kota Sorong, Sorong, Papua Barat. Oknum Anggota Polisi berinisial IPS tega Membakar Rumah serta Istrinya sendiri hidup-hidup.

Foto Bripka IPS dan Istrinya (Gambar Daerah Sindonews.com)

Tindakan mengerikan itu dilakukan Bripka IPS di duga karena terlilit persoalan Ekonomi keleuarga hingga keduan pasangan suami-istri terlibat percecokan yang berujung pada pembakaran.

Tidak hanya di bakar, Bripka IPS juga diketahui sempat menganiaya istrinya sebelum membakarnya hidup-hidup.

Hal itu di benarkan oleh Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan yang menjelaskan, Kasus ini dipicu masalah ekonomi keluarga.

"Motifnya senidiri di duga masalah ekonomi. Karena sebelum kejadian, (Bripka) IPS sempat mengajukan Ponjaman ke saya, katanya ada keperluan keuarga." Jelas Kapolres Sorong Kota

Akan tetapi, Pinjaman yang ajukan Bripka IPS justru di Tolak AKBP Ary. Ary beralasan, pinjaman yang di minta IPS terlalu tinggi, Dia takut akan jadi masalah di kemudian hari.

"Tapi saya tidak setujui, karena pinjamannya terlalu tinggi, takutnya jadi masalah baru lagi," ungkap Kapolres Sorong Kita ini seperti melansir dari sindonews Pada, Kamis (24/62021)

Namun Kapolres sempat memerintahkan Bripka IPS ke Bendahara atau Bagian keuangan untuk membawa rincian kredit.

"Karena kalau di setujui pinjamannya, gajinya itu tinggal Rp1 juta. Sementara yang bersangkutan punya anak 5. saya melarang dia pinjam lagi, Supaya tidak terlilitbutang lagi," Lanjut Kapolres

Saat di singgung apakah ada motif lain seperti asmara dengan orang ketiga atau persoalan perselingkuhan, Ari menegaskan tidak ada mitif lain.

Ary menejeaskan, "Awalnya pelaku di sangkakan melanggar pasal 351 KUHP, karena sampai korban meninggal Dunia, nanti kita lihat apakah ada unsur perencanaan atau tidak, Itu nanti dari hasil pemeriksaan lanjutan," Ujar Ary

Korban sendiri yakni Istri Bripka IPS, saat kejadian sempat di larikan ke rumah sakit, namun nayawanya tidak tertoobg karena luka yang di deritanya sangat parah.

Ary menjelaskan, Korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya, "Korban merupakan anggota Bhayangkari Polres Sorong Kota, Ia menderita luka bakar cukup serius di sekujur tubuh, dan dinyatakan meninggal Dunia," Tutup Ary.