Kota Kupang Menuju Darurat Kemacetan, Jumlah Sepeda Motor Sudah 2 kali Jumlah KK

Gambar Kota Kupang Dalam 3D

KotaKupang-Suarakarumput-Semua Ruas Jalan Utama di Kota Kupang saat ini hampir tidak pernah kosong dilalui kendaraan, baik kendaraan umum, Pribadi, Maupun kendaraan pemerintah dan Proyek.

Situasi itu berjalan sebanding dengan Data yang di publikasikan BPS NTT, yang mencatat jumlah kendaraan di Kota Kupang saat ini sudah lebih dari cukup untuk mengatakan "bersiaplah mengahadapi kemacetan besar"

Jika di bandingkan Jumlah Penduduk dan Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang ada, sebesar 100.352 maka, Sepeda Motor sebanyak 171.129 Unit yang terdata sudah bisa dikatakan Kemacetan Besar tinggal menghitung Bulan.

Itu baru dari kepemilikan Sepeda Motor, Belum Kendaraan Umum Seperti Taksi dan Angkot (Bemo) serta Truk dan kendaraan Perusahaan lainnya 

Angka itu belum ditambah kendaraan Dinas Milik Perkantoran Swasta, Kendaraan Dinas milik Pemerintah Kota dan Provinsi NTT, serta kendaraan dari luar kota seperti  Kabupten Kupang, TTS, TTU, Malaka dan Belu.

Karena seperti yang kita ketahui, ke-5 Kabupaten tersebut masih satu daratan dengan Kota Kupng sebagai Satu kepulauan yakni Pulau Timor.

Berikut adalah Gambaran Data Dari Situs BPS Terhitung Sejak 2017

Data yang ditampilkan BPS terbaru adalah tahun 2017, namun, itu saja sudah membuktikan Bahwa rencana Dinas Perhubungan dan Pemkot Kota Kupang Tahun 2013 lalu tentang pembatasan Jumlah Kendaraan Gagal Total.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang yang Waktu itu masih dijabat Oleh Jefri Pelt sudah mewanti-wanti fenomena membludaknya jumlah Kendaraan di Kota Kupang.

Namun entah kenapa, Wacana yang sudah direncanakan itu tidak berjalan, sehingga dari kendaraan yang awalnya hanya 75.000 Unit Menjadi 191.569 Unit pada tahun 2017.

Rincian Jumlah Kendaraan Menurut Data BPS

  • Mobil Penumpang/Kendaraan Angkutan Umum, Termasuk Taksi dan Bemo Sebanyak 13.809 Unit
  • Kendaraan Bus Sebanyak 252 Unit
  • Truk 6.379
  • Sepeda Motor 171.129 Unit
Dalam Keterangannya, BPS tidak merincikan Minibus (Sedan Dll), Roda Tiga, Kendaraan Dinas (TNI, Polri, Pemkot dan Pemprov).

Kemukinan Data yang di samapikan BPS masih akan Bertambah mengingat, yang data oleh BPS adalah Kendaraan yang terdaftar resmi di Samsat.