Ojek di Kupang di Tabrak dan Terseret Dump Truck

Foto:(Digtara.com)

Kupang,Suarakarumput.com--Kecelakaaan lalu lintas di Jalan M. Praja,Kelurahan Alak Kecamatan Alak Kota Kupang tepatnya di Tokoh NAM Kupang, Senin (05/07/2021)

Kristian Buli (40) seorang tukang ojek adalah waraga Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak Kota Kupang, mengonceng Alfonsius Neno (59) warga desa Kansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang luka parah setelah sepeda motor honda reve bernomor polisi DH 5459 HM.

Sepeda motor yang mereka gunakan di tabrak dump track nomor polisi DH L 1942 AV.
Akibat kecelakaan ini Kristian Buli mengalami luka pada lutut kiri dan kaki kanan.

Sementara Alfonsius Neno penumapang motor tersebut mengalami luka kaki kiri dan luka robek terbuka kaki kanan.

Dump truk mitsubishi di kendarai Marius F. Sori Lolis (36), warga desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Ia mengalami luka pada tangan kanan dua penumpang mengalami luka-luka.
Adolfina Tule (41) warga desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang yang ikut menumpang dump truck mengalami luka robek di pelipis kiri dan luka pada siku kanan dan siku kiri.

Penumpang Geril Mesakh (16) siswa SMA mengalami luka robek di dagu.
Kasat lantas  Polres Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah, SIK menyebutkan kalau kecelakaan ini berawal dari mobil dump tuck melaju di atas jalan M. Praja dari arah Tenau Kecamatan Alak menju NMosain Kecamatan Alak dengan kecepataan tinggi .

Setibanya di tempat kejadian dump truck menabrak sepeda motor honda revo di depanya yang memotong jalan dari pinggir kiri hingga ke pinggir kanan jalan.

"Kemudian mobil dump truck tersebut menyeret sepeda honda revo tersebut ke pinggir kanan jalan dan menabrak pembatas jalan lalu mobil dump truck tersebut terbalik," urai Kasat Lantas.

Pengemudi dump truck mengaku melaju dengan kecepatan tinggi, sedangkan pengendara dan penumpang motor revo belum bisa memberikan pernyataan karena masih rawat di rumah sakit.

"Penyebab kecelakaan ini karena dump truck melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali,"tambah Kasat Lantas