Penyu Asal Lembor Selatan Dilepasliarkan Ke TNP Laut Sawu

 Suarakarumput.com-Puluhan tukik atau anak penyu dilepasliarkan oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bangko Bersatu, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Taman Perairan Nasional (TPN) Laut Sawu.

Tukik atau anak penyu

"Jadi tanggal 16 Agustus kemarin, ada 42 ekor tukik yang muncul kepermukaan dalam penangkaran bambu sederhana yang kami buat. Sehari sebelumnya juga kami sempat lepas 15 ekor tukik ke TNP Laut Sawu," kata ketua Pokmaswas, Bangko Bersatu, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Abdul Karim.

Ia menjelaskan, masyarakat setempat memang memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjaga kelestarian alam. Salah satunya dengan menjaga telur penyu hingga melepasliarkannya ke perairan Laut Sawu.

Upaya pelepasliaran tukik ini sudah sering dilakukan oleh masyarakat. Bahkan pada 26 Juni 2021 lalu, 79 butir telur penyu diselamatkan opeh Pokmaswas setelah ditemukan pada pagi hari di Nanga Nisar.

Terhitung sebanyak 629 tukik telah dilepasliarkan ke Perairan Laut Sawu yang sekarang sudah menjadi Taman Perairan Nasional (TPN) Laut Sawu sejak 2017 silam. 

Sementara itu, pemuda Desa Nanga Bere, Fadil Mubaraq mengatakan Pokmaswas mengharapkan Pemerintah menyediakan fasilitas mendukung aktivitas masyarakat dalam menjaga telur penyu. Fasilitas pendukungbtersebut seperti, penangkaran permanen dan alat lainnya.

Kini, Pokmaswas Bangko Bersatu Desa Nanga Bere, masih memantau lerkembangan kemungkinan tukik yang muncul kepermukaan. "Dalam waktu dekat, akan ada lagi sarang yang menetas. Jumlahnya 96 butir telur," sambung Abdul Karim. Sumber. Antarantt.com