Inilah Alasan Guru di Alor Tega Menganiaya Muridnya Hingga Meninggal Dunia

Alasan seorang Guru Honorer di alor tega menganiaya Muridnya ternyata hanya persoalan Sepele yakni, karena MM tidak mengerjakan PR yang ditugaskan oleh SK.

Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismas Try Suryanto

Suarakarumput.com-Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismas Try Suryanto menerangkan Kronologi kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Seorang Guru berinisial SK (40) kepada Siswanya berinisial MM(13) hingga berujung maut.

Agustinus menjelaskan, Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 11.00 Wita di SMP Negeri Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor

Ketika itu Korban tidak mengerjakan tugas Sekolah yang diberikan oleh pelaku. Kemudian pelaku Emosi dan memukul Korban dengan tangan terbuka di bagian atas kepala korban sebanyak satu kali” Ujar Agustinus

Setelah memukul Kepala Korban Lanjut Kapolres, Pelaku kemudian menendang Pantat Korban dengan Kaki dan kembali memukul Betis Korban dengan menggunakan belahan Bambu hingga bengkak

Lalu menendang pantat Korban dengan menggunakan Kaki kanan sebanyak satu kali, dan memukul lagi di betis Korban dengan menggunakan belahan bambu sebanyak satu kali,” Lanjut Kapolres

Akibatnya, Korban mengalami Luka bengkak pada bagian Leher, pantat dan Betis. Setelah kejadian Korban menceritakan Hal itu kepada Wali/Ampunya.

Oleh Wali/Ampunya bernama Zakarias Lefire, melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Alor. Sehingga Polisi kemudian bergerak cepat mengamankan Pelaku.

Tindakan yang sudah dilakukan adalah membuat laporan Polisi, visum Et Repertum terhadap Korban dan melakukan pemeriksaan terhadap para Saksi,” Ujar Kapolres Alor

Setelah menerima Laporan, Terang Kapolres, Polisi langsung melakukan Pencarian dan berhasil mengamankan Pelaku pada Senin (23/10/2021) Malam

Pelaku sudah diamankan sekitar Pukul 01.00 WITA (Senin Dinihari) dan Kasus sedang ditangani oleh unit PPA Polres Alor,” Ujar Kapolres

Kapolres Agustinus Juga mengatakan saat ini Jenazah Korban masih berada masih berada diruang Jenazah RSUD Kalabahi untuk dilakukan Otopsi.

Untuk keterangan Medis penyebab meninggalnya Korban masih perlu pendalaman oleh saksi ahli medis melalui visum dan Otopsi yang saat ini masih kita Koordinasikan dengan dokter pemeriksa dan Izin dari keuarga Korban untuk dilakukan Otopsi,” Tutup Kapolres Alor

Tak Lupa, Kapolres Juga mengucapkan Apresiasi Khusus kepada keluarga Korban yang sangat Kooperatif dan menyerahkan sepenuhnya Kasus ini kepada Kepolisian