PMKRI Kupang Meminta Kapolres Kupang Tangkap Oknum yang Melakukan Kekerasan Terhadap Ketua PERMASNA Kupang -->

Header Menu

PMKRI Kupang Meminta Kapolres Kupang Tangkap Oknum yang Melakukan Kekerasan Terhadap Ketua PERMASNA Kupang

Minggu, 31 Oktober 2021

 Kupang, Suarakarumput.com--Menanggapai Kasus Penyerangan dan Kekerasan fisik yang dialami oleh seorang perempuan yang adalah Ketua Persatuan Mahasiswa Nagekeo (PERMASNA Kupang) bersama beberapa teman- temannya.

Diduga penyerangan itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak dikenal oleh rombongan PERMASNA Kupang yang terjadi di Gang Damai, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Sabtu (30/10/2021) dini hari.

(Adeodatus Syukur Ketua Presidum PMKRI Cabang Kupang)

Tindakan penyerangan yang dilakukan oleh oknum-oknum itu merupakan tindakan premanisme. Sebagaiman yang di beritakan oleh media fajar timor news pada akun youtube. 

Kronologis Kejadian

Kasus penyerangan dan kekerasan fisik yang dialami oleh sekelompok anak muda Mira Mbupu ( Ketua Persatuan Mahasiswa Nagekeo- Kupang) bersama teman-temannya yang diketahui baru pulang dari pesta wisuda di Jalan Nangka, mereka dihadang oleh sekelompok orang anak muda, Mira Mbupu bersama Yohanes Gabriel Meo dan teman-temannya tiba-tiba di cegat dan dipukul oleh sekelompok anak muda tanpa alasan.

Menangapi hal itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang, angkat bicara. Apa yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang tak dikenal itu merupakan tindakan premanisme yang tidak boleh dibiarkan, oleh karena itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang Adeodatus Syukur meminta Kapolres Kupang Kota agar secepatnya menangkap Oknum-oknum itu.

"Sejauh informasi yang kami peroleh, bahwa sudah ada pihak yang sudah melaporkan secara resmi kepada Kepolisian Resort Kupang Kota terkait tindakan premanisme itu. Laporan resmi itu sudah diajukan sejak beberapa hari yang lalu, namun sampai saat ini pelaku-pelaku itu belum berhasil ditangkap" Kata Deo.

Adeodatus Syukur mempertanyakan soal kinerja dari Kapolres Kupang Kota yang sejauh ini belum ada penagkapan para pelaku.

"Sesungguhnya, Kapolres Kupang Kota membutuhkan beberapa hari kerja untuk bisa menangkap pelaku-pelaku itu? Karena hemat kami untuk menangkap oknum-oknum itu, tidak harus berhari-hari, kalau sampai berhari-hari, dan belum satupun dari pelaku-pelaku itu berhasil di tangkap, maka kami patut menduga, ada apa dibalik kejadian premanisme itu sebenarnya? Atau jangan-jangan Kapolres Kupang Kota takut untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku-pelaku itu?" Katanya.

"Jika dalam waktu beberapa hari kedepan Kapolres Kupang Kota belum berhasil melakukan penangkapan terhadap oknum-oknum pelaku premanisme itu, maka PMKRI Cabang Kupang, akan melakukan gerakan aksi unjuk rasa akis besar-besaran" demikian tegas Deo.