Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan) -->

Header Menu

Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan)

Patris Trikora
Minggu, 16 Oktober 2022

Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan)


"Perumpamaan Tentang Orang Kaya Yang Bodoh"


Bacaan Injil Lukas 12:13-21 "Perumpamaan Tentang Orang Kaya Yang Bodoh"


13 : Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku."

14 : Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?"

15: Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

16: Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.

17: Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.

18 : Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.

19 : Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

20: Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

21: Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Renungan Katolik Hari Ini Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan)


Pada nas hari ini, Yesus kembali mengajar dengan peringatan agar kita waspada terhadap ketamakan.

Untuk itu, Yesus membuat sebuah perumpamaan tentang orang kaya yang karena hartanya merasa sudah memiliki segala sesuatu.

Lantas, ia menjadi lupa bahwa nyawanya sendiri adalah milik Allah. Setelah semua usahanya mengumpulkan harta yang begitu banyak, singkat cerita Allah kemudian mencabut nyawanya (ay 20).

Tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang dapat menjamin kehidupan kita. Kita hanya bisa mengusahakan untuk memiliki sesuatu di bumi ini.

Bisa saja kita mempunyai banyak asuransi, uang tabungan, dan kekayaan. Akan tetapi, Allahlah pemilik kehidupan kita. Karena itu, Yesus memperingatkan kita agar waspada terhadap ketamakan.

Perumpamaan ini disampaikan setelah salah satu dari orang banyak meminta agar Yesus menegur saudaranya agar berbagi warisan (ay 13).

Lantas, mengapa Yesus memberi perumpamaan ini? Tampaknya, orang itu ingin memanfaatkan kepopuleran Yesus dan status-Nya sebagai guru untuk mewujudkan keinginannya.

Kerap kali, kita juga mengikut Tuhan hanya untuk memanfaatkan-Nya mewujudkan berbagai keinginan kita.

Kita memperalat Tuhan demi memuaskan hasrat dan nafsu kedagingan kita. Padahal, kalau Tuhan adalah pemilik hidup kita, maka Dia jugalah pemilik segala sesuatu dalam hidup ini.

Kita seharusnya tidak perlu tamak dan rakus akan harta dunia. Karena kita yakin Tuhan akan memelihara kita dengan baik dan berkecukupan.

Bagaimana sikap kita terhadap harta benda yang kita miliki? Apakah kita lebih melekat pada harta itu daripada kepada Tuhan yang memberikannya? Apakah dalam hati kita terselip ketamakan?

Doa Renungan Katolik Hari Ini Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan)


Tuhan, tolonglah kami agar tidak jatuh ke dalam ketamakan. Bantulah kami agar tidak memanfaatkan-Mu untuk mewujudkan ketamakan kami, Amin.

Demikian Bacaan Injil dan Renungan Katolik Hari Ini Senin 17 Oktober 2022 (Bahaya Ketamakan). Kiranya kita menjadi pribadi yang tidak rakus akan harta duniawi melainkan menjadi kaya akan iman, harap, dan kasih akan Tuhan dan sesama. Semoga***